Skip to main content

Search Modal

Tips Perawatan Shock Absorber Mobil: Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Berkendara

Main Area

Main

Tips Perawatan Shock Absorber Mobil: Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Berkendara

 

Shock absorber atau penyerap kejut adalah komponen kunci dalam sistem suspensi mobil yang berfungsi untuk menyerap getaran dan kejutan dari jalan, memberikan kenyamanan dan stabilitas selama berkendara. Agar shock absorber bekerja optimal dan memastikan performa keseluruhan kendaraan, berikut adalah beberapa tips perawatan yang dapat Anda lakukan:

1. Cek Ke Bengkel Resmi Berkala:

Lakukan pemeriksaan visual secara rutin di bengkel resmi pada shock absorber untuk memastikan tidak ada kebocoran minyak atau kerusakan fisik lainnya pada bengkel resmi. Perhatikan tanda-tanda kebocoran di sekitar area piston atau sekitar selangannya.

2. Perhatikan Perubahan Perilaku Berkendara:

Jika Anda merasa adanya perubahan dalam perilaku berkendara, seperti getaran yang lebih intens, kendaraan miring saat bermanuver, atau perasaan "berayun," itu bisa menjadi indikasi bahwa shock absorber perlu diperiksa.

3. Uji Daya Cengkram:

Coba tekan bagian depan atau belakang kendaraan dan lihat bagaimana kendaraan bereaksi. Jika kendaraan terus bergerak naik-turun setelah dilepaskan, atau jika terdapat gesekan yang tidak biasa, ini bisa menjadi tanda shock absorber yang rusak.

4. Cek Kilometer Pemakaian:

Shock absorber memiliki batas umur pakai dan biasanya perlu diganti setelah mencapai jumlah kilometer tertentu. Periksa manual kendaraan atau konsultasikan dengan mekanik untuk mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti shock absorber.

5. Pertimbangkan Penggantian Secara Berkala:

Meskipun tidak ada aturan pasti kapan shock absorber harus diganti, pertimbangkan untuk menggantinya setelah kendaraan mencapai jumlah kilometer tertentu, misalnya setiap 80.000 hingga 100.000 kilometer.

6. Periksa Per Kondisi Jalan:

Kondisi jalan yang buruk dapat mempercepat keausan shock absorber. Jika sering melintasi jalan berlubang atau berbatu, periksa secara rutin kondisi shock absorber untuk memastikan tidak ada kerusakan yang signifikan.

7. Hindari Overloading:

Melebihi kapasitas muatan yang direkomendasikan untuk kendaraan dapat menyebabkan tekanan berlebih pada shock absorber dan mempercepat keausannya. Pastikan untuk mematuhi batas muatan kendaraan.

8. Hati-hati dengan Pemakaian Off-road:

Jika Anda sering menggunakan kendaraan untuk kegiatan off-road, shock absorber dapat mengalami tekanan ekstra. Pemeriksaan lebih sering mungkin diperlukan dalam kondisi ini.

9. Gunakan Komponen yang Berkualitas:

Ketika mengganti shock absorber, pastikan untuk menggunakan komponen yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Ini akan memastikan performa optimal dan umur pakai yang lebih lama.

10. Lakukan Perawatan Suspensi Lengkap:

Shock absorber bekerja sama dengan komponen suspensi lainnya. Saat mengganti shock absorber, pertimbangkan untuk melakukan perawatan menyeluruh pada sistem suspensi termasuk per, per dan bushing.

11. Konsultasikan dengan Mekanik:

Jika Anda tidak yakin tentang kondisi shock absorber atau jika Anda mendeteksi masalah, segera konsultasikan dengan mekanik berpengalaman. Mereka dapat memberikan evaluasi yang akurat dan memberikan saran yang sesuai.

12. Uji Jalan:

Setelah melakukan perawatan atau mengganti shock absorber, lakukan uji jalan untuk memastikan kendaraan bergerak dengan stabil dan kenyamanan berkendara terjaga.

Dengan melakukan perawatan shock absorber secara teratur, Anda dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan selama berkendara. Shock absorber yang berfungsi dengan baik membantu menjaga stabilitas kendaraan, mengurangi keausan ban, dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik.

Latest Article
Back to top