Skip to main content

Search Modal

Uji Emisi Punya Arti Penting pada Mobil Hybrid Toyota, Tekan Emisi Lebih Rendah Lagi dan Jaga Efisiensi Mesin Supaya Irit Bensin

Main Area

Main

Uji Emisi Punya Arti Penting pada Mobil Hybrid Toyota, Tekan Emisi Lebih Rendah Lagi dan Jaga Efisiensi Mesin Supaya Irit Bensin

Uji emisi merupakan pengukuran gas buang untuk mendeteksi kinerja mesin kendaraan. Emisi yang   dihasilkan antara lain HC (Hidrokarbon), O2 (Oksigen), CO (Karbon Monosikda), CO2 (Karbon Dioksida), dan NOx (Nitrogen Oksida).

 

Kandungan zat-zat ini bisa diketahui lewat peralatan uji emisi yang dipasang di ujung knalpot mobil. Bermodalkan data hasil uji emisi, pemilik mobil bisa mengetahui apakah mesin mobilnya bermasalah atau sudah sesuai standar yang dikeluarkan oleh pabrikan.

 

Uji emisi mobil bensin difokuskan pada gas HC dan CO yang dinilai berbahaya bagi tubuh manusia dan lingkungan. Kadar HC yang tinggi disebabkan bahan bakar yang tidak terbakar dengan sempurna. Sementara CO tinggi berarti pembakaran mesin kurang sempurna akibat udara kurang dalam campuran dengan BBM.

 

Ambang batas emisi kendaraan bermotor jenis bensin di Indonesia berpatokan pada parameter CO 1,5% Vol dan HC 200 ppm Vol. Lebih dari itu, artinya mobil Anda butuh perhatian di sektor mesin supaya lulus uji emisi.

 

Mobil Hybrid Tetap Butuh Uji Emisi

 

Hybrid Electric Vehicle (HEV) masih menggunakan mesin pembakaran dalam (ICE) berbahan bakar bensin untuk mengisi ulang baterai dan menyalurkan tenaga ke roda saat dibutuhkan. Karena itu, Hybrid EV Toyota masih memproduksi gas buang meskipun jumlahnya sudah turun signifikan.

 

Emisi kendaraan menjadi sangat rendah berkat motor listrik yang aktif beroperasi. Sehingga, mesin bensin semakin jarang bekerja, bahkan sama sekali mati  ketika mode EV (Electric Vehicle) diaktifkan. Mesin juga tetap mati ketika mobil berhenti seperti di tengah kemacetan, sepanjang kapasitas baterai memadai.

 

Uji Emisi Jaga Kondisi Mesin Hybrid Toyota

 

Gratis saat servis berkala, uji emisi bisa menjadi indikator kesehatan mesin hybrid. Hasi pengujian gas buang yang berada di bawah ambang batas yang ditentukan pemerintah, menandakan mesin mobil dalam kondisi prima. Selain tentunya menjaga kondisi lingkungan berkat semakin rendahnya emisi kendaraan.

 

Selain mencegah produksi gas buang yang berlebihan, uji emisi dimanfaatkan pula untuk mengecek kondisi mesin mobil. Jika ternyata kadar emisi melampaui ambang batas, berarti ada komponen mesin bermasalah sehingga memicu pembakaran yang tidak sempurna.

 

Pembakaran yang sempurna sanggup menekan angka CO karena minimnya endapan karbon sisa pembakaran di ruang bakar. Busi dan koil yang prima membuat pembakaran selalu optimal, sementara angka Air Fuel Ratio (AFR) juga harus mendekati ideal untuk menjaga performa dan kehematan mesin.

 

Kurangi Emisi dengan Servis Berkala

 

Servis berkala memastikan hasil uji emisi berada di bawah ambang batas sehingga kinerja mesin selalu efisien. Selain tentunya memastikan konsumsi bensin selalu hemat sebagai salah satu keunggulan Hybrid EV Toyota. Servis berkala dapat segera mendeteksi potensi masalah sehingga biaya lebih besar karena kerusakan berat atau mobil mogok dapat dihindari.

 

Servis berkala memastikan klaim garansi tidak gugur jika terjadi kerusakan karena rekaman perawatan dan perbaikan mobil tercatat dengan baik. Servis berkala ikut membuat harga jual kembali mobil tetap terjaga karena track record-nya dapat dicek oleh calon pembeli sebagai bukti Anda serius merawat mobil.

Latest Article
Back to top