Skip to main content

Search Modal

Sebab Pelanggan Tidak Perlu Ragu Kualitas dan Daya Tahan Baterai Mobil Hybrid Toyota

Main Area

Main

Sebab Pelanggan Tidak Perlu Ragu Kualitas dan Daya Tahan Baterai Mobil Hybrid Toyota

Popularitas mobil hybrid Toyota menanjak tajam sejak Kijang Innova Zenix Hybrid EV hadir di tahun 2022, yang dilanjutkan oleh Yaris Cross Hybrid EV pada tahun 2023. Kedua mobil buatan lokal ini membuktikan bahwa baterai hybrid punya kualitas yang teruji sampai saat.

 

Seperti diketahui, suhu panas ekstrem dan kemacetan lalu lintas merupakan tantangan utama baterai mobil hybrid di iklim tropis Indonesia. Paparan suhu tinggi dapat mempercepat degradasi sel baterai, memicu penurunan efisiensi bahan bakar, dan memaksa motor listrik bekerja kurang optimal.

 

Tidak Perlu Ragu Kondisi Baterai Hybrid Toyota

 

Pelanggan Hybrid EV Toyota tidak perlu ragu atas kondisi baterai karena ada beberapa hal penting dilakukan oleh Toyota. Berikut beberapa fakta yang memastikan kualitas baterai tegangan tinggi tersebut terjaga kondisinya:

 

1. Rekam Jejak Panjang Mengembangkan Mobil Hybrid di Indonesia

Dengan visi continuous improvement, Toyota telah melakukan riset dan pengembangan HV baterai sejak Prius masuk ke Indonesia tahun 2009. Masukan dari pelanggan dijadikan acuan untuk memproduksi baterai yang sesuai standar Quality Durability Reliability (QDR) Toyota yang telah teruji selama ini.

 

2. New Kijang Innova Zenix Hybrid EV Sudah Mengaspal Selama 4 Tahun

Keandalan baterai hybrid mendapatkan pengakuan kuat dengan kehadiran New Kijang Innova Zenix Hybrid EV sejak tahun 2022 silam. Sebagai solusi mobilitas yang diproduksi lokal, MPV Hybrid ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, perubahan iklim yang ekstrem, dan kondisi jalan di daerah-daerah.

 

Faktanya, dengan usia pakai sekitar 4 tahun, baterai hybrid-nya dapat beradaptasi dengan baik di Indonesia. Fleksibilitas tersebut dilanjutkan oleh New Yaris Cross Hybrid EV yang menjadi kegemaran kaum muda. Dengan populasi yang tinggi di jalan, baterai keduanya sanggup menjalankan tugas dengan optimal.

 

3. Dukungan Bengkel Resmi Toyota

Toyota selalu memastikan pelanggan dapat bermobilitas dengan aman dan nyaman ke berbagai daerah berkat dukungan 361 bengkel resmi. Hal ini membuat pemilik Hybrid EV Toyota merasa terlindungi aktivitasnya karena urusan perawatan dan perbaikan dapat dijalankan tanpa repot.

 

Fasilitas bengkel yang modern dan lengkap, memastikan mobil pelanggan memperoleh perawatan yang terbaik. Teknisi bersertifikat Toyota dan jaminan spare parts orisinal yang bergaransi, memastikan pelanggan tidak perlu ragu lagi perihal baterai sebagai sumber energi motor listrik.

 

4. Warranty Baterai Hingga 8 Tahun

Sebagai produsen kendaraan elektrifikasi, Toyota pasti tidak akan berani memberikan warranty sampai 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu, kalau kualitas baterai hybrid tidak sesuai harapan pemiliknya.

 

Pelanggan dapat merasa lebih tenang dalam penggunaan jangka panjang dan memastikan tidak ada biaya dikeluarkan untuk menggantinya jika ada kerusakan. Pun dengan perawatan yang mudah karena praktis tidak ada yang perlu dilakukan pelanggan selain servis berkala di bengkel resmi Toyota.

 

5. Program Hybrid Health Check

Bukti lain bahwa dalam jangka waktu panjang tidak ada penurunan kualitas HV baterai adalah program Toyota Hybrid Health Check. Program ini memberikan gratis pengecekan baterai bagi kendaraan Hybrid EV dan Battery EV usia 3–5 tahun atau jarak tempuh 50.000–100.000 km, yang sedang servis berkala di bengkel resmi Toyota.

 

Setelah proses pengecekan selesai, pelanggan akan menerima sertifikat resmi sebagai bukti hasil pemeriksaan kondisi baterai. Sertifikat ini sangat penting andai pelanggan ingin menjual kembali mobilnya karena kesehatan baterai dapat diketahui dengan baik.

 

6. Resale Value Terjaga

Nilai jual kembali mobil hybrid Toyota terjaga dimana rata-rata berada di kisaran 85-88 persen di tahun pertama. Pun ketika usia mobil hybrid sudah mencapai 3 tahun, harga jual bekasnya bertahan di kisaran 70 persen dari harga ketika dibeli baru. Kalau kualitas baterai hybrid diragukan, kepercayaan masyarakat tidak akan sebaik ini.

Latest Article
Back to top