Skip to main content

Search Modal

Potensi Masalah Akibat Kena Macet di Jalan, Bisa Bikin Boros Bensin

Main Area

Main

Potensi Masalah Akibat Kena Macet di Jalan, Bisa Bikin Boros Bensin

Kena macet di jalan merupakan problem klasik warga perkotaan. Tidak hanya menyita waktu dan tenaga, macet juga mengundang masalah pada kendaraan. Kondisi berkendara yang berhenti dalam jangka waktu lama membuat komponen mobil butuh perhatian khusus.

 

Dari mesin hingga sistem pengereman, semua komponen mobil harus bekerja lebih keras saat digunakan di lingkungan perkotaan yang kerap macet. Padahal, merawat mobil dengan mobilitas tinggi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan secara rutin.

 

Anda harus memahami tanda-tanda awal kerusakan dan melakukan pengecekan berkala untuk menjaga performa mobil tidak turun. Solusinya adalah servis berkala di bengkel resmi Toyota. Berikut beberapa risiko mobil akibat sering kena macet:

 

1. Sistem Pendingin Mesin Sulit Bekerja Maksimal

Saat berhenti lama, mesin mobil tidak memperoleh pasukan udara segar yang optimal. Ditambah, suhu lingkungan sekitar mobil yang panas yang membuat cairan pendingin bekerja lebih keras lagi. Jika abai, mesin mobil dapat overheat karena performa sistem pendingin turun.

 

Pengecekan rutin pada sistem pendingin seperti tabung radiator, selang, dan kipas, sangat penting untuk mencegah masalah serius di kemudian hari. Jangan lupa pastikan TMO Radiator Coolant tidak berkurang takarannya dan tidak ada sumbatan yang mengganggu aliran cairan pendingin.

 

2. Kinerja Oli Mesin Turun

Ketika mobil terjebak macet, mesin tetap bekerja dan oli mesin akan terus bersirkulasi. Proses pelumasan setiap komponen yang bekerja dan bergesekan tetap berjalan, meskipun jarak tempuh mobil relatif statis. Ditambah suhu panas yang harus dilepaskan, oli jadi lebih cepat berkurang kemampuannya.

 

Masalahnya, banyak pemilik mobil yang tidak sadar kalau kondisi lalu lintas kota yang penuh stop-and-go bisa mempercepat degradasi formula oli. Idealnya, oli diganti berdasarkan durasi pemakaian atau setiap servis berkala di bengkel resmi Toyota dengan interval 6 bulan sekali.

 

 

3. Komponen Rem Bekerja Keras

Umumnya permasalahan rem terjadi pada mobil bertransmisi otomatis karena dapat bergerak maju sekalipun pedal gas tidak diinjak. Di sini Anda mengandalkan rem untuk berhenti dan mengatur laju kendaraan. Cek kondisi kampas rem dan pastikan cairan rem dalam kondisi baik dan tidak berkurang, termasuk pula tidak ada sumbatan pada selang dan sambungannya.

 

4. Mesin Lebih Boros Bensin

Kalau sering terjebak macet sudah tentu penggunaan bahan bakar akan lebih boros. Saat mobil menyala, tetap membutuhkan bensin agar mesin terus bekerja. Padahal jarak tempuh mobil tidak bertambah karena macet. Alhasil, pengeluaran Anda juga akan ikut membengkak.

 

Hybrid EV Toyota merupakan solusi paling menguntungkan di tengah jalan macet. Mesin bensin lebih sering dimatikan dan motor listrik dimaksimalkan kinerjanya sehingga konsumsi bensin dapat ditekan maksimal.

 

5. Mesin Mudah Overheat

Mobil bekerja keras dalam posisi diam hingga membuat mesin cepat panas. Permasalahan bisa makin parah jika kondisi komponen pendingin mesin tidak optimal, khususnya karena kipas pendingin tidak dapat menarik udara yang lebih dingin karena posisinya diam.

 

Namun Anda tidak bisa menghindar dari keadaan ini selama bermobilitas di kota besar. Untuk mencegah masalah pada mesin, lakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota. Tidak hanya mengganti oli mesin dengan yang lebih segar, kesehatan mesin turut dicek untuk memastikannya tidak ada kendala apapun.

Latest Article
Back to top