Skip to main content

Search Modal

Cegah Mobil Terbakar Sendiri, Pahami Pemicu dan Langkah Antisipasi Supaya Tidak Terjadi

Main Area

Main

Cegah Mobil Terbakar Sendiri, Pahami Pemicu dan Langkah Antisipasi Supaya Tidak Terjadi

Masih sering viral mobil terbakar sendiri, baik saat melaju di jalan, parkir, atau isi bensin di SPBU. Meskipun secara teknis ada pemicunya, mobil terbakar sendiri biasanya timbul akibat pemilik mobil ceroboh atau kurang peduli. Berikut cara mencegah mobil terbakar sendiri dengan mengetahui penyebab dan solusinya:

 

1. Hindari Modifikasi Kelistrikan Mobil

Toyota telah memperhitungkan dengan seksama terkait kebutuhan kelistrikan mobil. Sehingga Anda sudah tidak perlu lagi memodifikasi komponen mobil khususnya yang berkaitan dengan komponen kelistrikan yang butuh perhatian khusus.

 

Salah satu contoh modifikasi yang berpotensi menyebabkan kebakaran adalah mengubah lampu utama atau foglamp dengan alasan kurang terang. Atau merombak kelistrikan dengan cara memotong kabel, seperti membuat jalur baru untuk charger ponsel.

 

Jika dilakukan sembarangan, punya risiko mudah panas dan terbakar sendiri lantaran mengubah beban kelistrikan mobil. Apalagi bila modifikasi dilakukan dengan cara yang kurang baik dan rapi. Modifikasi juga dapat menyebabkan garansi gugur bila suatu saat komponen kelistrikan yang diubah itu rusak.

 

2. Waspada Barang Mudah Terbakar

Banyak barang yang mengandung bahan aktif seperti alkohol yang jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi bisa berpotensi menimbulkan api dan menyebabkan kebakaran. Di antaranya adalah bensin, tinner, parfum cair, dan korek api gas.

 

Termasuk meletakkan ponsel yang sedang di-charge menggunakan power bank. Panas yang ditimbulkan bisa saja memicu terbakarnya permukaan kain atau plastik di dalam mobil.

 

3. Jangan Tinggalkan Barang di Ruang Mesin

Jangan sampai lupa meletakkan kain bekas mencuci mobil di dalam ruang mesin. Atau kain bekas membersihkan spare part yang tertinggal di dalam ruang mesin. Termasuk lap, sarung tangan, busa, dan plastik. Jika terkena sumber panas seperti pipa knalpot bisa memicu kebakaran.

 

4. Jaga Kondisi Oli Mesin

Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot jika terjadi kebocoran pada salurannya. Di samping itu, jika tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah.

 

Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang jadi cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi terjadi kebakaran jika terpercik.

 

5. Perhatikan Lokasi Parkir Mobil

Tanpa sadar, Anda parkir dekat sumber api seperti tempat sampah. Apalagi ternyata isi tempat sampah tersebut baru saja dibakar. Masalahnya, bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan.

 

Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar jika terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti pastikan mobil aman dari sumber panas.

 

6. Perhatikan Indikator Mesin

Indikator mesin merupakan penanda saat ada problem di mobil. Misal, kalau indikator suhu mesin naik, artinya ada masalah pada mesin mobil. Segera tepikan mobil, cek, dan matikan mesin supaya tidak menjadi masalah besar bahkan berakibat mobil terbakar sendiri.

 

7. Manfaatkan APAR di Dalam Mobil

Paling baik adalah bila Anda menyimpan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam mobil. Letakkan di tempat yang mudah terjangkau seperti di bawah jok depan, di bawah dasbor, atau di dalam laci dasbor.

Pelajari cara membuka pin pengaman APAR.

 

Pelajari pula langkah pemakaian yang benar, seperti jarak penyemprotan yang aman, dan bagian mana dulu yang dipadamkan sehingga proses pemadaman dapat berlangsung efektif. Mobil Toyota terbaru seperti New Yaris Cross sudah dilengkapi APAR yang diletakkan di laci dasbor.

 

8. Servis Berkala di Bengkel Resmi Toyota

Selain mengganti oli setiap servis berkala, area mesin juga dicek untuk melihat risiko kebocoran dan kerusakan sistem oli, bahan bakar, dan kelistrikan. Langkah ini efektif untuk mencegah segala potensi kerusakan dan kebakaran di mobil, selain tentunya membuat kinerja mobil selalu optimal.

Latest Article
Back to top