Skip to main content

Search Modal

Keunggulan Mesin Kompak dengan Suntikan Turbo Sebagai Solusi Mobilitas Perkotaan yang Efisien

Main Area

Main

Keunggulan Mesin Kompak dengan Suntikan Turbo Sebagai Solusi Mobilitas Perkotaan yang Efisien

Kendaraan modern memiliki target efisiensi mesin yang tinggi, tetapi wajib memberikan performa yang sesuai kebutuhan di jalan. Selain itu, efisiensi mesin juga diyakini mampu menekan konsumsi bensin dan lebih rendah emisinya.

 

Solusi Turbo pada Mesin Kompak

 

Solusi dari kebutuhan efisiensi di mesin kompak adalah aplikasi turbo. Seperti diketahui, mesin dengan kubikasi lebih kecil membutuhkan bahan bakar lebih sedikit. Namun konsekuensinya, tenaga kurang sesuai kebutuhan.

 

Umumnya, tanpa bantuan turbo, mesin dengan kapasitas sekitar 1.000 cc hanya sanggup menghasilkan tenaga sekitar 65 PS pada 6.000 rpm dan torsi 88 Nm pada 3.600 rpm.

 

Namun setelah didorong oleh turbo, mesin 1.000 cc mampu menghasilkan tenaga hingga 98 PS pada putaran 6.000 rpm dan torsi 140 Nm pada putaran 2.400-4.000 rpm. Di atas kertas, tenaga dan torsi mesin turbo unggul hingga 50% dari mesin non-turbo.

 

Bahkan, torsi dapat diperoleh di putaran mesin lebih rendah dan konstan hingga putaran tinggi. Sehingga, target performa tetap tercapai tanpa mengorbankan konsumsi bensin. Dan karena efisien, emisinya pun dapat lebih rendah.

 

Cara Kerja Mesin Turbo

 

Turbocharger bekerja dengan memanfaatkan energi dari gas buang untuk memutar turbin. Turbin tersebut terhubung dengan kompresor yang kemudian mendorong lebih banyak udara untuk dipampatkan di ruang bakar.

 

Dengan udara yang kaya oksigen, rasio kompresi mesin meningkat drastis sehingga menimbulkan daya ledak yang besar. Alhasil, mesin tidak memerlukan bahan bakar lebih banyak untuk menghasilkan tenaga.

 

Udara yang lebih banyak memungkinkan mesin membakar campuran bahan bakar dan udara dalam jumlah lebih besar secara terkontrol. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan dapat meningkat tanpa harus memperbesar kapasitas mesin secara signifikan.

 

Turbocharger hanya terdiri dari dua bagian utama: turbin dan kompresor yang ringan dan tidak memakan banyak tempat di ruang mesin. Akibatnya, ukuran total mesin bisa dibuat lebih kompak, ringkas, dan ringan.

 

Selain itu, komponen yang bergerak di dalam turbo hanya mengandalkan embusan udara dari gas buang sehingga tidak membebani mesin. Mekanisme sederhana ini bahkan tidak membutuhkan perangkat tambahan apapun ketika bekerja.

 

Bandingkan jika hanya mengandalkan penambahan kapasitas mesin, tenaga untuk menggerakkan komponennya juga berasal dari tenaga mesin sehingga meningkatkan mechanical lost. Butuh bensin lebih banyak dan bobot bertambah.

 

Inilah yang dikenal sebagai konsep downsizing engine, yakni menggunakan mesin dengan kapasitas lebih kecil tetapi sanggup mempertahankan performa melalui teknologi turbocharger.

 

Kondisi ini memberikan keuntungan bagi desainer dalam upaya membuat mobil kompak dan stylish yang cocok dipakai di area perkotaan tanpa mengorbankan kinerja mesin, di samping tentunya bobot mesin yang lebih ringan.

 

Toyota Raize Pakai Mesin 1.0 Turbo yang Powerful

 

Sejalan dengan tren mesin masa depan yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, Toyota Raize ditanamkan mesin kompak berkapasitas 1.000 cc 3-silinder ditambah dorongan turbo supaya tenaga dan torsinya dapat meningkat.

 

Tenaga Raize sekuat 98 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak menembus 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm. Keunggulan mesin turbo yakni daya dorong besar ketika rumah keong bekerja sehingga memberikan sensasi berkendara yang mendebarkan.

 

Karakter mesin ini sangat cocok dipakai di jalan perkotaan dengan kondisi stop and go tinggi berkat torsi kuat di putaran mesin rendah. Raize juga mempunyai postur tubuh yang kompak, alhasil dapat berjibaku dengan lincah di antara komuter lainnya.

 

Mesin ini tidak kehilangan napas ketika cruising di jalan tol karena tenaganya selalu tersedia. Ditambah transmisi CVT yang efisien, diyakini mampu memberikan rasio sabuk baja yang pas untuk berbagai kondisi berkendara.

 

Ada 2 tipe Raize turbo, yakni 1.0T GR Sport dan 1.0T GR Sport TSS. Terdapat penyegaran desain aerokit yang lebih sporty dan elegant sebagai signature GR, dengan tetap mempertahankan citra tangguh, kuat, dan aerodinamis.

Latest Article
Back to top