Toyota menghadirkan beberapa model baru di ajang GIIAS 2026. Menariknya, beberapa di antaranya memiliki kemampuan bermain off-road yang mumpuni. Tercatat ada New Land Cruiser 300 Hybrid EV, New Land Cruiser FJ, New bZ4X Touring Battery EV, New Hilux D-Cab 2.8 Diesel V AT 4x4, dan New Hilux D-Cab AWD Battery EV.
Tidak hanya menghadirkan ragam kendaraan elektrifikasi yang sesuai Multi Pathway Strategy, produk Toyota yang ditawarkan juga memiliki fitur off-road yang canggih. Termasuk pada mobil listrik untuk memperluas jangkauannya ke berbagai wilayah.
Daftar Fitur Off Road pada Mobil Terbaru Toyota
New Land Cruiser 300 Hybrid EV
1. Auto-MTS (Multi Terrain Select)
Dimanfaatkan sejak TLC 300 hadir tahun 2022, fitur Auto-MTS (Multi Terrain Select) mampu menilai kualitas permukaan jalan dan mengadopsi mode berkendara paling tepat untuk mengontrol dan mengoptimalkan traksi ban pada permukaan licin seperti lumpur dan kerikil.
MTS tidak hanya mengontrol sistem penggerak dan suspensi, tetapi juga tekanan rem. Dengan memilih mode sesuai kondisi jalan, sistem secara otomatis menerapkan kontrol yang pas. Berdasarkan informasi dari berbagai sensor, sistem memperkirakan kondisi jalan dan menyesuaikan agar dapat melaluinya tanpa kendala.
Ada 6 mode berkendara di yang bisa dipilih secara manual sesuai kondisi jalan yang akan dilalui, yaitu Auto, Dirt, Sand, Mud, Deep Snow, dan Rock.
- Mud: membantu mobil untuk keluar dari kubangan lumpur agar tidak semakin terbenam.
- Deep Snow: memastikan pengemudi dapat berkendara dengan aman di jalan bersalju yang licin dan membuat ban terbenam
- Sand: mempertahankan putaran mesin agar mobil tidak mudah amblas di permukaan lunak.
- Rock: mengunci rasio gigi dan memaksimalkan pengereman untuk merayap melewati medan berbatu secara perlahan.
- Dirt: menjaga daya cengkeram kendaraan di jalan proyek yang berpasir dan licin saat dilintasi.
- Auto: sensor mobil akan membaca permukaan jalan dan menyesuaikan pengaturannya sendiri.
2. Crawl Control
Fitur ini membantu pengemudi menjaga kecepatan rendah secara konstan untuk memastikan berkendara lebih aman serta mencegah pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan, di medan pasir, jalan tanah, lumpur, dan permukaan lain yang membutuhkan kontrol akselerasi, dengan 5 pilihan kecepatan sesuai kebutuhan.
3. Turn Assist
Fitur ini membantu pengemudi memperoleh kontrol steering yang lebih baik saat menggunakan Crawl Control, sekaligus memastikan respons kemudi saat kendaraan melaju pada kecepatan konstan. Sehingga, pengemudi mendapatkan sudut kemudi yang lebih baik saat merayap di jalan rusak dengan sudut belok sempit.
4. Downhill Assist Control (DAC)
DCC bertugas menahan speed kendaraan di kecepatan tertentu saat melewati jalan menurun yang licin atau rusak sehingga tidak meluncur ke bawah. Dengan begitu, mobil tetap dapat dikendalikan dengan baik dan mencegah potensi kecelakaan.
Selain itu, tipe GR Sport sudah dilengkapi dengan Electronic Differential Lock di roda depan-belakang, sementara tipe VX-R memakai Torque Sensing LSD di roda belakang, ditambah Tire Pressure Monitor (TPM) pada semua tipe.
New Land Cruiser FJ
Land Cruiser FJ membekali dirinya dengan sistem penggerak di segala medan jalan yang sudah teruji lama, baik pada Land Cruiser maupun model lain seperti Fortuner dan Hilux. Sistem penggerak 4WD part-time dilengkapi mekanisme peralihan 2WD-4WD dan juga pilihan final gear High (H) dan Low (L).
Kombinasi ini memberikan opsi sistem penggerak 2H, 4H, dan 4L, bersama 4L+Rear Differential Lock untuk berjibaku di medan ekstrem. Bersama Mode ECT 2nd, pilihan konfigurasi yang dimiliki akan meningkatkan kontrol performa di jalan yang menantang.
New bZ4X Touring Battery EV
1. Dua Unit Motor Listrik
Gunakan sistem AWD, SUV ini memiliki motor listrik 2XM pada masing-masing as roda. Dua unit penggerak eAxle anyar yang kompak dan powerful memiliki kinerja yang sama, yakni tenaga 167 kW dan torsi 268,6 Nm, sehingga tenaga pada sistem 280 kW.
Sistem eAxle menempatkan inverter, motor listrik, dan transaxle di masing-masing as roda untuk menggerakkan secara mandiri sesuai kebutuhan di lapangan. Bermodalkan tenaga dan torsi besar ke masing-masing as roda, SUV ini sanggup melewati berbagai medan jalan dengan baik dan terkendali.
2. X-MODE
X-MODE terdiri atas 2 mode: SNOW / DIRT untuk berjalan di slippery surface atau permukaan jalan licin, serta DEEP SNOW / MUD untuk berjalan di soft surface atau permukaan jalan dengan lapisan lunak seperti salju atau lumpur.
Mode SNOW / DIRT
Mode ini memberikan keseimbangan yang tepat antara traksi pada permukaan licin dan kemampuan mencengkeram permukaan jalan saat berkendara di jalan yang basah.
Tujuannya adalah mencegah selip dan meningkatkan stabilitas. Di jalan yang tidak rata, sistem membiarkan terjadinya sedikit selip dan mengerem roda yang berputar untuk menghasilkan efek limited slip differential (LSD).
Mode DEEP SNOW / MUD
Mode DEEP SNOW / MUD justru membuat ban sedikit selip supaya kendaraan sanggup bergerak dengan cara menyingkirkan salju atau lumpur saat melintasi jalan dengan permukaan lunak. Di jalan yang tidak rata, sistem mengerem roda yang berputar untuk menghasilkan efek LSD agar traksi ban terjaga.
3. Grip Control
Ada kemungkinan pengendara membawa mobil listrik ini ke medan light off-road. Fitur ini mendukung pengoperasian pedal di jalan mendatar maupun menanjak yang berat sehingga pengemudi dapat fokus pada pengendalian mobil.
Sistemnya mengontrol akselerasi dan pengereman pada setiap roda untuk mempertahankan kecepatan, terlepas dari kemiringan jalan. Speed dapat diatur ke salah satu dari lima tingkat: 2, 4, 6, 8, atau 10 km/jam.
New Hilux D-Cab 2.8 Diesel V AT 4x4
1. Multi Terrain Select
Fitur Terrain Select Mode merupakan fitur off-road baru yang biasanya dipakai di SUV Toyota kelas premium. New Hilux Tipe V memakainya supaya para off-roader dapat mengendarainya di berbagai jenis jalan tanpa kesulitan. Modenya terdiri atas:
- Deep Snow: memastikan pengemudi dapat berkendara dengan aman di jalan bersalju yang licin dan membuat ban terbenam
- Mud: membantu mobil untuk keluar dari kubangan lumpur agar tidak semakin terbenam.
- Sand: mempertahankan putaran mesin agar mobil tidak mudah amblas di permukaan lunak.
- Dirt: menjaga daya cengkeram kendaraan di jalan proyek yang berpasir dan licin saat dilintasi.
- Auto: sensor mobil akan membaca permukaan jalan dan menyesuaikan pengaturannya sendiri.
2. Sistem 4WD Part-time
Sistem penggerak 4WD part-time dilengkapi mekanisme peralihan 2WD-4WD dan juga pilihan final gear High (H) dan Low (L). Kombinasi ini memberikan opsi sistem penggerak 2H, 4H, dan 4L, bersama 4L+Rear Differential Lock agar produktif di medan ekstrem.
New Hilux D-Cab Battery EV
1. Dua Unit Motor Listrik
Hilux bertenaga listrik ini mendapatkan tenaga dari 2 motor listrik All-Wheel Drive (AWD). Motor listrik bertenaga 82,2 kW di depan dan 129,3 kW di belakang, dengan tenaga pada sistem 144 kW. Torsi motor listrik depan 205,5 Nm dan belakang 268,6 Nm, sehingga torsi kombinasi 474 Nm.
Kombinasi tersebut menghadirkan tenaga yang lebih responsif, traksi lebih optimal, serta performa yang andal di berbagai kondisi jalan, termasuk area licin, berlumpur, maupun tidak beraspal di kawasan usaha.
2. Multi Terrain Select
New Hilux D-Cab Battery EV memakai fitur Multi Terrain Select supaya para off-roader dapat mengendarainya di berbagai jenis jalan tanpa kesulitan. Modenya terdiri atas:
- Mogul: menjaga mobil agar dapat melewati jalan yang permukaannya sangat tidak rata, bergelombang, dan penuh gundukan atau lubang yang membuat roda kendaraan harus bergerak naik turun.
- Rock: mengunci rasio gigi dan memaksimalkan pengereman untuk merayap melewati medan berbatu secara perlahan.
- Mud: membantu mobil untuk keluar dari kubangan lumpur agar tidak semakin terbenam.
- Sand: mempertahankan putaran mesin agar mobil tidak mudah amblas di permukaan lunak.
- Dirt: menjaga daya cengkeram kendaraan di jalan proyek yang berpasir dan licin saat dilintasi.
- Auto: sensor mobil akan membaca permukaan jalan dan menyesuaikan pengaturannya sendiri.