Skip to main content

Search Modal

Waspada Tanda-tanda Radiator Mobil Rusak yang Bisa Bikin Mesin Overheat

Main Area

Main

Waspada Tanda-tanda Radiator Mobil Rusak yang Bisa Bikin Mesin Overheat

Tugas utama radiator adalah untuk menstabilkan suhu mesin yang sedang bekerja agar berada di rentang ideal sehingga tidak overheat. Komponen ini bekerja dengan menyerap udara panas yang dihasilkan mesin dan membuangnya ke udara bebas agar suhu ideal mesin tetap terjaga.

 

Suhu panas pada mesin diakibatkan oleh reaksi pembakaran di dalam ruang bakar silinder. Semakin lama berkendara, maka suhu panas yang dihasilkan oleh mesin semakin tinggi. Suhu panas yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan overheat dan jebol jika diabaikan.

 

Karena itu, mesin membutuhkan sistem pendingin untuk menjaga suhu agar tetap stabil. Fungsi dari radiator pada mobil yaitu untuk memindahkan suhu panas mesin dari mobil ke udara bebas. Radiator mengalirkan air atau coolant melalui saluran pada area mesin mobil.

 

Saat mengalir, coolant akan menyerap suhu panas dan membawanya ke radiator yang berada di balik gril depan. Radiator akan mendinginkan coolant tersebut dan selanjutnya membuang panas ke udara bebas. Siklusnya berlangsung terus selama mesin mobil beroperasi.

 

Sebab Radiator Bermasalah

 

Penyebab radiator mobil bermasalah umumnya karena penumpukan kotoran seperti debu, karat, dan kerak, juga kebocoran selang, tutup, dan radiator itu sendiri, serta komponen pendukung rusak seperti water pump, thermostat, kipas radiator, dan fan belt.

 

Selain itu, cairan pendingin tidak sesuai kurang, dan radiator yang sudah aus akibat usia atau overheat berulang, dapat menghambat sirkulasi dan pendinginan, menyebabkan mesin cepat panas.

 

Tanda-tanda Radiator Rusak

 

1. Cairan Radiator Habis

Cairan pendingin yang selalu habis bisa disebabkan karena ada kebocoran pada sistem pendingin mesin. Kebocoran pada radiator bisa disebabkan karena radiator pernah mengalami benturan, karat, atau sambungan lepas.

 

Disarankan untuk mengecek volume air radiator secara berkala, khususnya di tangki cadangan. Kalau terlalu cepat surut, bisa jadi ada masalah dengan radiator mobil. Segera bawa ke bengkel resmi Toyota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

2. Selang Masuk Radiator Bocor

Selang masuk biasanya terletak di atas tangki radiator untuk mengalirkan air bersuhu tinggi dari mesin ke radiator. Jika proses pendinginan di dalam radiator lancar, biasanya tidak ada masalah, kecuali ada sumbatan di salurannya.

 

Keadaan ini akan menahan laju air pendingin dari mesin ke radiator, sehingga tekanan pada selang input radiator akan naik dan bocor. Masalah selang input sering bocor biasanya merupakan tanda ada masalah di dalam radiator.

 

3. Air Menetes di Bawah Radiator

Cairan radiator yang bocor biasanya akan terlihat posisinya dengan melihat lokasi tetesan air di bawah mesin saat parkir di garasi rumah. Perhatikan di bawah mobil, apakah ada tetesan air tepat di bawah mobil.

 

Tapi hati-hati, harap bedakan dengan tetesan air pembuangan AC yang biasanya di bawah pembatas antara kabin dan ruang mesin mobil. Kalau benar ada kebocoran, segera cari sumbernya dan diperbaiki di bengkel resmi Toyota.

 

4. Radiator Berkarat

Permukaan radiator terhalang kondensor AC di depan dan kipas pendingin di belakang sehingga jarang diperhatikan. Anda bisa mencari celah di sekitar kipas pendingin untuk melihat permukaan radiator. Gunakan senter untuk menemukan apakah ada korosi atau rembesan air.

 

Kedua hal itu menjadi tanda adanya kerusakan pada radiator mobil. Atau Anda juga bisa lihat penampang bagian bawah tangki radiator dari arah kolong mobil. Dari situ bisa terlihat jika sudah tumbuh karat akibat korosi.

 

5. Tutup Radiator Berlumpur

Air radiator yang tidak pernah diganti biasanya akan timbul endapan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran radiator. Bila ada lumpur di tutup dan leher radiator, bisa dipastikan sudah saatnya Anda menguras air radiator untuk mencegah kerusakan lebih luas.

 

Termasuk, adanya lumut di tangki cadangan radiator. Kalau sampai terlihat, berarti Anda tidak pernah merawat radiator mobil. Endapan lumpur dan lumut akan menyulitkan jika terbawa oleh sistem sirkulasi radiator karena bakal menyumbat saluran.

 

6. Mesin Mobil Overheat

Kalau sudah parah dan tidak diperbaiki, mesin mobil akan mengalami overheat yang berlebihan. Kondisi ini muncul bisa karena kipas radiator tidak berfungsi atau cairan radiator habis atau tersumbat total. Atau bisa pula lantaran sistem sirkulasi di dalam radiator bermasalah seperti tersumbat atau bocor.

 

Jika indikator suhu mesin di panel instrumen naik di atas wajarnya, segera tepikan mobil dan cek radiator. Sebelum sampai tahapan ini, segera lakukan perawatan radiator berikut pendukungnya di bengkel resmi Toyota.

Latest Article
Back to top