Skip to main content

Search Modal

Daftar Fitur Toyota Safety Sense pada New Veloz Hybrid EV Q Modellista with TSS, Berperan Aktif dalam Menjaga Keselamatan Berkendara di Jalan

Main Area

Main

Daftar Fitur Toyota Safety Sense pada New Veloz Hybrid EV Q Modellista with TSS, Berperan Aktif dalam Menjaga Keselamatan Berkendara di Jalan

Teknologi Toyota Safety Sense (TSS) pertama kali diperkenalkan oleh Toyota pada tahun 2015. TSS merupakan seperangkat fitur keselamatan aktif yang dikembangkan untuk mengurangi kecelakaan sesuai dengan konsep supporting drivers.

Obyektifnya adalah untuk membantu pengemudi agar dapat berkendara dengan aman dan nyaman di segala kondisi jalan, dan pada saat yang sama mengurangi kerusakan mobil serta potensi cidera parah jika pengemudi tidak dapat menghindar dari kecelakaan.

TSS menggunakan kamera lensa tunggal dan radar canggih untuk mencegah kecelakaan, mengurangi korban kecelakaan, dan meringankan beban pengemudi di jalan. Sistemnya akan memberikan alarm peringatan bahaya dalam bentuk grafis atau suara, sampai melakukan intervensi pada kemudi, pedal akselerator, dan pedal rem ketika sistemnya menganggap tabrakan sudah tidak dapat dihindari untuk menekan korban jiwa.

Data memperlihatkan bahwa aplikasi TSS berhasil mereduksi potensi tabrakan dari belakang hingga 70% di Jepang, di mana tujuan utamanya adalah meniadakan korban jiwa atau zero accident di masa datang.

Toyota Safety Sense generasi kedua yang diperkenalkan pada Januari 2018, meningkatkan kemampuan deteksi dini dan performa fitur dibandingkan versi sebelumnya, bahkan memungkinkan TSS dapat merespons risiko kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki atau pesepeda di malam hari.

Pengembangan lebih lanjut fokus pada perluasan kemampuan beradaptasi dalam mencegah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan cidera parah atau kematian, dan tabrakan di persimpangan jalan.

Toyota Safety Sense 3 atau TSS 3 mendapatkan pengembangan performa terkait daya jangkau pada sensor radar dan kamera monokular untuk meningkatkan kinerja sistem keamanan aktif canggih ini pada berbagai skenario berkendara.

Sistemnya juga dibuat agar lebih mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan jalan dan memberikan feedback yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang berkembang di lapangan sebagai langkah awal mencegah kecelakaan fatal. Contoh yang sekarang menggunakan adalah Voxy dan Kijang Innova Zenix.

Teknologi Toyota Safety Sense pada New Veloz Hybrid EV

Pertama di kelasnya, Veloz telah dilengkapi dengan TSS sejak pertama launching di tahun 2022. Saat ini, setelah bertransformasi menjadi MPV Hybrid, kendaraan keluarga ini tetap melengkapi dirinya dengan fitur-fitur TSS. Di antaranya adalah:

1. Pre-Collision System

Fitur Pre-Collision System (PCS) mengandalkan sensor kamera stereo yang lebih akurat dan real time, untuk mendeteksi keberadaan obyek di depan mobil. Jika sistem melihat adanya kemungkinan tabrakan, PCS akan memperingatkan pengemudi sehingga dapat melakukan manuver menghindar.

Bahkan, di saat genting andai tabrakan tidak mungkin dielakkan, sistem akan melakukan pengereman secara otomatis untuk menghindari kecelakaan fatal. Fitur PCS dipasang pada seluruh model Toyota TSS di Indonesia karena fungsinya yang sangat membantu pengemudi di kondisi darurat.

2. Lane Departure Alert

Fitur Lane Departure Alert (LDA) sangat pas untuk mengantisipasi potensi kecelakaan akibat microsleep atau tertidur pulas tiba-tiba hanya dalam waktu sekian detik. Mengandalkan sensor kamera, sistemnya membaca marka jalan, baik yang berwarna putih maupun kuning.

Untuk selanjutnya memberikan alarm peringatan jika terjadi deviasi atau pergerakan mobil yang menjauh dari posisi seharusnya.

3. Adaptive Cruise Control

Fitur Adaptive Cruise Control (ACC) sebelumnya tidak ada pada Veloz. ACC baru hadir pada Veloz HEV karena menjawab kebutuhan pelanggan yang ingin meningkatkan keamanan berkendara di jalan perkotaan maupun jalan tol.

Sistem pada ACC dapat memantau keberadaan kendaraan lain di depan dan menjaga jarak aman dengannya. ACC dapat pula memperhitungkan dimensi kendaraan di depan dengan baik, termasuk membaca marka jalan sebagai guidance.

Secara otomatis, mobil akan menambah atau mengurangi kecepatan sesuai laju mobil di depan, bahkan sampai berhenti dengan mulus. Bila ada mobil lain masuk ke jalur di depan secara tiba-tiba, sistem secara otomatis akan mengurangi kecepatan atau melakukan pengereman jika dirasa jaraknya sudah tidak aman.

Fitur ini tidak hanya beroperasi di kecepatan cruising di jalan tol, namun juga di kecepatan rendah saat terkena macet untuk membantu pengemudi menjaga kewaspadaannya.

Latest Article
Back to top