Skip to main content

Search Modal

Cara Bikin Pikiran Tenang Ketika Meninggalkan Mobil di Rumah Saat Mudik dan Libur Lebaran

Main Area

Main

Cara Bikin Pikiran Tenang Ketika Meninggalkan Mobil di Rumah Saat Mudik dan Libur Lebaran

Ada orang yang memilih menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi saat libur dan mudik Lebaran. Alasannya karena tidak mau repot urusan kendaraan di jalan, khususnya kalau sampai terkena masalah seperti macet total yang kerap terjadi lantaran padatnya pemudik.

 

Biasanya, perjalanan mudik memakan waktu cukup lama, antara 3 sampai 7 hari, bahkan lebih kalau melanjutkan dengan berlibur bersama keluarga atau kota tujuan cukup jauh. Sebelum itu, ada beberapa hal wajib Anda perhatikan sebelum meninggalkan mobil di rumah.

 

1. Perhatikan Lokasi Parkir Mobil

Mobil sebaiknya terhindar dari paparan panas sinar matahari dan air hujan langsung yang bisa membuat cat mobil cepat kotor, kusam, dan memudar dengan parkir di dalam garasi atau carport. Tingkat keamanan dari kriminalitas juga terbilang tinggi.

 

2. Manfaatkan Car Cover

Manfaatkan car cover atau selimut mobil andai carport tidak ada atap. Dengan begitu, bodi mobil terlindungi dari panas matahari dan udara lembap di malam hari. Car cover turut melindungi mobil dari hewan liar yang dapat merusak, seperti kena cakar kucing liar.

 

3. Cuci Mobil Sebelum Berangkat

Cuci bersih bagian luar mobil dari atap hingga kolong, pastikan tidak ada kotoran tertinggal. Pastikan pula bodi dan kaca mobil kering untuk mencegah munculnya water spot. Cek bagian-bagian tersembunyi seperti celah gril, tutup tangki bensin, dan hendel pintu yang biasanya menjadi tempat sembunyi air.

 

Lanjutkan bersih-bersih ke bagian dalam mobil. Anda bisa menggunakan vacum cleaner untuk membersihkan debu, terutama bagian kolong kabin. Keluarkan karpet dan cuci hingga bersih, pastikan kering supaya tidak meninggalkan bau.

 

4. Jangan Tinggalkan Barang Pribadi di Dalam Mobil

Jangan tinggalkan barang pribadi seperti surat-surat mobil, kartu etol, kacamata, power bank, dan barang berharga lainnya agar tidak memicu masalah seperti kemalingan atau kebakaran. Simpan semuanya di tempat aman supaya tidak bikin bingung ketika akan digunakan kembali.

 

5. Letakkan Produk Anti-lembap

Kabin mobil yang ditinggal dalam waktu lama rentan menimbulkan bau tak sedap. Karenanya, letakkan pengharum atau anti-lembap khusus kabin mobil. Bila perlu, tabur kamper di bagian kolong atau sekeliling ban untuk mencegah semut, tikus, kecoa maupun serangga lainnya bersarang.

 

6. Penuhi Tangki Bensin

Membiarkan BBM menipis membuat ruang kosong pada tangki bensin semakin besar yang dapat memicu kondensasi atau pembentukan air dari udara sehingga bercampur dengan bahan bakar. Akibatnya, proses pembakaran jadi tidak sempurna bahkan rentan membuat mesin mobil kena water hammer.

 

7. Waspada Hewan Liar

Lokasi parkir mobil yang lembap merupakan tempat yang pas untuk bersarang hewan liar. Periksa seluruh celah seperti jendela, pintu, dan lubang-lubang di kolong mobil untuk mencegah hewan liar masuk. Kabin mobil yang bersih dari kotoran membuat hewan liar tidak mau masuk ke dalam mobil.

 

8. Tambah Tekanan Ban

Tekanan ban mobil yang berdiam di rumah akan berkurang lebih cepat ketimbang ban yang dipakai mobilitas setiap hari. Anda dapat mengisinya sedikit lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan, misalnya sekitar 10 psi, supaya tekanan ban tidak cepat berkurang bahkan kempis total.

 

9. Gunakan Pengganjal Ban Mobil

Gunakan wheel chock atau wheel stopper sebagai pengganjal ban mobil. Anda tidak perlu mengoperasikan rem parkir atau rem tangan karena ada kasus kampas rem menempel kuat ke bagian dalam teromol rem dan sulit lepas karena mobil parkir terlalu lama.

 

10. Kabel Aki Tidak Perlu Dilepas

Tidak perlu melepaskan kabel yang menuju aki mobil jika touring hanya sekitar 3-4 hari saja. Untuk mempertahankan kapasitas aki, jalankan mobil sekitar 30 menit sebelum ditinggalkan di rumah. Pastikan seluruh perangkat sudah dimatikan ketika kunci kontak dicabut sehingga tidak menghabiskan daya aki.

 

Namun kalau mobil ditinggalkan selama 1 minggu atau lebih, sebaiknya kabel di terminal negatif dicabut untuk mencegah aki tekor. Segera pasang kembali kabel aki setelah pulang ke rumah dan jalankan mobil sekitar 30 menit untuk memastikan tidak ada masalah kelistrikan.

 

11. Panaskan Mesin Mobil

Jika masih ada orang di rumah, Anda bisa meminta mereka untuk memanaskan mesin dengan interval per 3 hari. Panaskan mesin selama sekitar 10-15 menit untuk mengisi daya aki supaya tidak soak dan sirkulasi oli terjaga. Mesin hybrid juga tetap membutuhkan memanaskan mesin karena memiliki aki kecil.

 

12. Titipkan ke Petugas Keamanan

Anda dapat menitipkan mobil kepada petugas keamanan. Biasanya mereka akan mengecek rutin setiap keliling komplek sehingga keamanan mobil lebih terjaga. Berikan nomor ponsel Anda kepada satpam supaya dapat dihubungi dalam kondisi darurat.

Latest Article
Back to top