Skip to main content

Search Modal

Antisipasi Rest Area Penuh Saat Mudik Lebaran, Solusi Nomor Satu Kini Makin Terjangkau

Main Area

Main

Antisipasi Rest Area Penuh Saat Mudik Lebaran, Solusi Nomor Satu Kini Makin Terjangkau

Rest area merupakan salah satu kebutuhan penting pemudik Lebaran. Kebutuhan mengisi bahan bakar kendaraan terpenuhi di sini, dimana untuk pengemudi dan penumpang dapat istirahat, makan dan minum, serta toilet rest.

 

Namun masalahnya, tidak hanya Anda yang punya kebutuhan untuk masuk ke rest area. Jutaan orang yang menjalankan mudik Lebaran juga membutuhkan hal serupa. Alhasil, pengunjung rest area akan membeludak.

 

Akibatnya, rest area menjadi sangat padat dan sulit bergerak. Jangankan untuk isi bahan bakar, tempat parkirpun penuh. Dalam situasi ini, pengelola rest area bekerjasama dengan pihak kepolisian akan menutup fasilitas ini.

 

Jangan Berhenti di Bahu Jalan

 

Situasi tersebut membuat sebagian pemudik memaksakan untuk berhenti di bahu jalan di sekitar rest area. Hal ini sering memicu efek domino, di mana satu orang yang berhenti akan memancing pengemudi lainnya untuk ikut berhenti.

 

Sehingga, kemacetan panjang terjadi akibat kegiatan berbahaya di jalan tol. Padahal, area bahu jalan harus steril dari mobil parkir dan aktivitas manusia. Masalahnya, berhenti di bahu jalan berisiko kena tabrak dari belakang.

 

Khususnya bila para penumpang keluar dari mobil yang memperbesar peluang kena senggol kendaraan lain. Karena itu sebaiknya tidak berhenti di bahu jalan meskipun ada kebutuhan toilet rest dan lainnya.

 

Tapi hal tersebut tidak dapat dihindari mengingat besarnya pengguna jalan tol. Langkah terbaik adalah menyiasatinya, seperti apakah itu? Berikut penjelasannya untuk mengurangi ketergantungan kepada rest area jalan tol:

 

1. Gunakan Mobil Hybrid Toyota

Mobil hybrid Toyota memiliki mesin efisien yang membuatnya begitu hemat bensin. Hasil pengujian sebuah media otomotif online, konsumsi bensin New Yaris Cross Hybrid EV tembus 31 km/liter. Terbaru, konsumsi bensin New Veloz Hybrid EV mencapai 28,9 km/liter.

 

Di momen mudik Lebaran akan sulit memperoleh konsumsi BBM seirit itu karena kondisi jalan yang tidak dapat diprediksi. Namun setidaknya mengurangi ketergantungan kepada pom bensin. Selain tentunya menekan biaya operasional dari BBM.

 

Meskipun belum bisa dipakai mudik tahun ini, New Veloz Hybrid EV merupakan mobil hybrid Toyota paling terjangkau saat ini. Tanpa mengorbankan keunggulan MPV Toyota, mobil ini menjadi opsi memikat bagi masyarakat yang ingin berperan dalam mengurangi emisi.

 

2. Isi Penuh Bahan Bakar

Isi penuh bahan bakar sebelum berangkat supaya mengurangi kebutuhan mengisi di jalan. Meskipun kurang efektif jika jarak tempuh cukup jauh karena wajib mengisi kembali BBM.

 

Sebagai ilustrasi jika memakai konsumsi bensin New Yaris Cross Hybrid EV yang 31 km/liter. Dengan mengisi 40 liter BBM, mobil bisa melaju sejauh sekitar 1.200 km atau setara Jakarta–Denpasar.

 

Dalam kondisi mudik yang padat, angka tersebut akan sulit tercapai. Tetapi setidaknya mengurangi ketergantungan pada rest area di dekat kota Jakarta yang seringkali padat.

 

3. Dua Driver yang Mengemudi Bergantian

Dua driver bisa bergantian mengemudi setiap 2 jam sehingga terjaga kebugarannya. Tetapi jika berkendara sendirian, pastikan untuk istirahat setiap 2 jam untuk membuat tubuh rileks dan segar. Lakukan power nap pada periode ke-2 mengemudi atau setiap 4 jam untuk mengembalikan kebugaran tubuh.

 

4. Cek Rute Paling Cepat di Peta Digital

Lewat jalan tol tidak menjamin bebas macet. Namun lewat jalan antar kota pun harus berhati-hati, khususnya ketika masuk daerah yang ada pusat keramaian seperti pasar tumpah. Anda bisa mengombinasikan kedua rute tesebut dengan memanfaatkan peta digital.

 

5. Masuk ke Rest Area Kosong Pertama

Bila ternyata di dalam jalan tol ada rest area tidak penuh dan bensin mobil tinggal setengah, jangan ragu untuk segera melakukan isi ulang. Itu lebih baik ketimbang terjebak macet di depan saat bensin tinggal sedikit. Pun Anda dan seluruh anggota keluarga bisa istirahat untuk memulihkan tenaga.

 

6. Keluar dari Jalan Tol

Anda bisa keluar dari jalan tol sehingga tidak perlu mengandalkan rest area. Sesuaikan lokasi exit tol dengan sisa bensin dan kebutuhan lain seperti istirahat atau makan-minum. Silakan cari posisi pom bensin terdekat dari exit tol dengan aplikasi digital.

 

Sambil isi bensin, Anda bisa lebih leluasa beristirahat, ke kamar mandi, atau makan. Jangan lupa bagi driver untuk tidur setidaknya 30 menit untuk mengembalikan kondisi tubuh.

 

Waktu tempuh akan bertambah sekitar 1-2 jam, tetapi tidak perlu parkir di bahu jalan yang penuh risiko. Anda juga dapat memanfaatkan waktu untuk istirahat lebih tenang karena tidak mengganggu ketertiban di jalan tol.

 

Latest Article
Back to top