Skip to main content

Search Modal

Spesifikasi Teknis Toyota GR86, Hadirkan Excitement dan Joy of GR dengan Cara yang Tak Terbayangkan

Main Area

Main

Spesifikasi Teknis Toyota GR86, Hadirkan Excitement dan Joy of GR dengan Cara yang Tak Terbayangkan

Sports car Toyota 86 mulai masuk ke Indonesia tahun 2012. Terinspirasi dari Toyota AE-86, mobil ini dibekali performa mesin dan handling yang terkenal sangat baik. Toyota berharap sukses AE-86 dapat diteruskan oleh Toyota 86 (Hachi Roku).

Arsitektur 86 diadopsi dari Toyota Sport 800 atau sering disebut Yotahachi dengan layout FR (Front Engine Rear Wheel Drive) dan mesin mendatar (flat boxer engine) 2.000 cc berteknologi Toyota D-4S (Direct Injection 4-stroke Gasoline Superior).

Dapur pacu ini menghasilkan tenaga 200 PS pada 7.000 rpm dan torsi 205 Nm pada 6.400–6.600 rpm, yang tetap menjaga efisiensi dan ramah lingkungan. Dengan posisi Center of Gravity (CoG) sangat rendah (460 mm), Toyota 86 dilengkapi transmisi manual 6-speed atau otomatis 6-speed.

Dari sisi desain, 86 belajar dari Toyota 2000GT. Lahir tahun 1967, ia merupakan pionir kendaraan sport Toyota dengan desain yang elegan dan sensual, sehingga diadopsi sebagai desain dasar Toyota 86 yang memiliki desain sangat aerodinamis dan sporty.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2012, lebih dari 800 unit Toyota 86 telah menjadi sports car pilihan pelanggan di Indonesia.

Toyota GR86 Hadir Bawa Semangat Balap GAZOO Racing

Toyota GR86 hadir di Indonesia bertepatan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di bulan Agustus 2022. GR86 merupakan salah satu produk GR Pure yang dipasarkan di Indonesia bersama GR Yaris dan GR Supra, yang selanjutnya diikuti oleh GR Corolla tahun lalu.

GR86 hadir untuk mewujudkan impian dan kegembiraan berkendara yang melekat pada mobil sport kepada pecintanya. Toyota ingin memberikan excitement dan joy of GAZOO Racing (GR) melalui produk yang dipasarkan di Indonesia.

TOYOTA GAZOO Racing (TGR) berusaha mengembangkan kendaraan yang memberikan kebahagiaan kepada penggemarnya dan mewujudkan evolusi sensasi berkendara yang unik dari 86. Hasilnya, GR86 dirancang khusus untuk performa balap di sirkuit dan memberikan performa berkendara tingkat tinggi memuaskan di jalan.

Desain Eksterior GR86 yang Klasik dan Modern

Toyota GR86 merupakan mobil yang langsung ditangani dan dikembangkan oleh TGR sehingga memperoleh keuntungan dari keterlibatan dan pengalaman TGR dalam memenangi berbagai ajang motorsport internasional.

GR86 mengekspresikan layout mesin depan dan penggerak roda belakang dengan mengadopsi style yang merujuk pada mobil sport klasik Toyota seperti Corolla 2000GT dan AE86, dengan cirikhas ruang mesin lebih panjang, kabin kompak, dan bodi lebar.

Bahu mobil yang rendah dan sejajar garis kap mesin memberikan nuansa klasik sekaligus modern. TGR membawa keahlian dan pengalaman di arena balap touring untuk memaksimalkan keunggulan aerodinamika sekaligus menanamkan racing look yang tegas.

Seperti penggunaan Front Air Dam depan, Aero Stabilizing Grain di sudut bumper, Air Outlet di belakang roda depan, Side Sill Spoiler di bawah pintu, Rear Wheel Arch Fin pada lingkaran spatbor belakang, dan Rear Air Breather di bawah bumper depan.

Sementara di atasnya, Ducktail Spoiler membantu menjaga kestabilan memanfaatkan aliran udara dari atap mobil. Selain itu, GR86 juga dibekali 18-inch alloy wheel guna menguatkan racing look-nya.

Untuk memaksimalkan karakter sporty, GR86 sudah dilengkapi Official GR Aeroparts yang terdiri dari GR Front Bumper Spoiler, GR Rear Bumper Spoiler, GR Side Skirt, dan GR Trunk Spoiler.

Tersedia TCO GR Parts khusus untuk GR86 yang terdiri atas GR Interior Panel Set, GR Aero Stabilizing Cover, GR Sunshade, GR Knee Pad, GR Sport Side Visor, dan GR Sport Muffler, khusus pelanggan yang ingin GR86 miliknya tampil berbeda.

Kabin Bergaya Sport yang Canggih

Posisi duduk pengemudi GR86 mirip para pembalap di sirkuit balap. Visibilitas luas dan posisi duduk pas ditopang oleh bucket seat sporty. Kokpit bergaya driver-oriented ala mobil balap memastikan Anda dapat mengemudi dengan rasa percaya diri tinggi.

Kesan sporty dan premium diperlihatkan oleh branding GR dalam animasi start-up pada layar sentuh 8-inch di tengah dasbor dan gabungan layar MID 7-inch Thin Film Transistor (TFT) dan Liquid Crystal Display (LCD) di balik kemudi.

Tersedia fitur smartphone connection, Bluetooth, port USB hingga soket AUX untuk memudahkan akses ke entertainment. Kualitas premium sports car ini semakin lengkap dengan JBL Premium Speaker untuk menambah kenyamanan berkendara.

Panel instrumen di balik kemudi memiliki tampilan multi-informasi yang lengkap dan jelas. Pemilihan font dan desain grafis terasa pas dan mudah dimengerti layaknya mobil balap.  Tachometer sebagai pusat informasi bersama speedometer di tengah untuk memudahkan pemantauan.

Konten panel instrumen dapat dipilih, disetel ulang, dan digulir menggunakan sakelar di kemudi di mana mode Normal sebagai default-nya. Dalam mode Sport, alat pengukur mendapatkan sorotan warna merah bernuansa balap. Saat beralih ke mode Track, tampilan berbeda akan muncul.

Sasis Ringan yang Kokoh dan Kuat

Toyota ingin menghadirkan sensasi mobil yang bergerak persis seperti yang diinginkan pengemudi pada GR86. Untuk memastikan limpahan tenaga dapat dikendalikan dengan presisi, sasis dan bodi dikerjakan ulang bermodalkan material ringan berkekuatan tinggi untuk memberikan kekakuan ekstra sekaligus mengurangi bobot dan penguatan di area utama untuk meningkatkan safety.

Sentuhan pada bagian depan membuat rigiditas lateral bodi depan meningkat sebesar 60%. Di bagian belakang, diberikan sentuhan dalam penanganan G-Force yang dihasilkan saat menikung, supaya tidak mudah oversteer.

Fokus pada pengurangan berat dan penurunan center of gravity mobil tercermin dari penggunaan material yang kuat dan ringan di area utama sasis.

Seperti aplikasi bahan baja dan aluminium berkekuatan tinggi yang membantu mengontrol perilaku roll dan pitch. Bahan aluminium digunakan pada panel atap, bumper depan, dan kap mesin.

Ditambah, penghematan berat lebih jauh dari kursi depan, peredam suara, dan desain propeler shaft sebagai kunci keseimbangan berat depan dan belakang 53:47.

Hal ini, sekaligus menjadikannya sebagai salah satu kupe 4-seater paling ringan di pasaran. Bahkan, bobot Toyota GR86 hampir sama dengan generasi sebelumnya meski ada penambahan fitur.

Sistem suspensi GR86 sebagai penopang kinerja mobil saat manuver cepat ikut direvisi. Karakteristik peredam kejut dan per keong dioptimalkan untuk memberikan pergerakan yang dapat diprediksi oleh pengemudi.

Mesin Inhouse TGR yang Powerful dan Berkarakter

Konfigurasi Dynamic Force Engines dikembangkan untuk menghasilkan performa berkendara tingkat tinggi dan emisi rendah. Mencapai salah satu tingkatan terbaik terkait tenaga mesin dan efisiensi termal, teknologi canggih D-4S mengatur pembakaran berkecepatan tinggi dan sistem kontrol variabel.

Tujuannya untuk mencapai efisiensi termal yang lebih besar dan menghasilkan tenaga lebih kuat, berkat pengurangan energy loss yang terkait dengan sistem pembuangan dan pendinginan serta pergerakan komponen mekanis.

Ditempatkan serendah mungkin untuk memperoleh pusat gravitasi lebih rendah dan aerodinamis, engine yang bergerak berlawanan secara horizontal ini menggunakan blok mesin yang sama dengan Toyota 86, namun kapasitas mesin 4-silinder ditingkatkan dari 1.998 cc menjadi 2.387 cc dengan menambah diameter piston dari 86 mm menjadi 94 mm.

Tenaga maksimum GR86 meningkat sekitar 17,5% dari 200 PS menjadi 235 PS pada 7.000 rpm. Torsi juga naik 22% yakni 250 Nm pada 3.700 rpm, lebih baik dari sebelumnya di angka 205 Nm pada 6.400–6.600 rpm.

Kombinasi daya yang optimal membantu menghasilkan performa yang mulus dan bertenaga hingga putaran mesin tinggi serta memberikan akselerasi yang memuaskan saat keluar dari tikungan berkat torsi kuat di putaran lebih rendah.

Distribusi tenaga merujuk pada rekam jejak sports car Toyota yang memanfaatkan Rear Wheel Drive (RWD) atau penggerak roda belakang. Ditambah dengan Torsen limited-slip differential memberikan traksi yang meyakinkan saat menikung.

Latest Article
Back to top